Reaksi pada alkohol dan eter

 Reaksi dengan Logam Na atau K

Alkohol bereaksi dengan logam Na atau K membentuk ion alkoksida dan melepaskan gas hydrogen. Rumus umum reaksi ini adalah alcohol R-O-H dengan na atau K akan menghasilkan natrium alkoksida atau kalium alkoksida + gas hydrogen. Contoh rekasi in : etanol yang dicampurkan dengan logam Na akan membentuk natrium etoksida. Dimana hydrogen pada etanol akan lepas jadi gas hydrogen.

Lalu apa saja reaksi yang terjadi pada alkohol selain yang diatas?

Mari simak video berikut!!!

https://youtu.be/rOkRDx7P8uA

menit ke 00:00 - 01:30

Komentar

  1. Pada penjelasan anda tentang ion alkoksida yang berekasi lebih lanjut bahwa ion alkoksida bereaksi dengan alkil halida primer yang membentuk senyawa eter. Bagaimana jika ion alkoksida bereaksi dengan alkil halida sekunder maupun tersier?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ion alkoksida hanya bisa bereaksi dengan alkil halida primer saja, jika selain alkil halida primer maka hasil reaksinya mengarah ke produk eliminasi, tidak menghasilkan senyawa eter.

      Hapus
  2. Ada penjelasan anda yang menyebutkan bahwa alkohol bereaksi dengan logam Na. Mengapa alkohol bereaksi dengan logam Na?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Akohol bereaksi dengan logan natrium akan menghasilkan geklembung gas hidrogen, reaksi ini dapat digunakan untuk membedakan alkohol dengan alkoksiana(eter), karena eter tidak dapat beraksi dengan logam natrium(tidak menghasilkan gelembung gas).

      Hapus
  3. Pada reaksi alkohol dengan logam na atau k, di rumus umumnya didapat reaksi R - O - H + Na atau K. Nah kapan digunakannya logam Na dan kapan digunakannya logam K dalam reaksi tersebut?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Logan Na digunakan saat bereaksi dengan alkohol primer karena reaksinya akan lebih cepat terjadi, tetapi logam kalium akan lebih cepat bereaksi dengan alkohol sekunder dan alkohol tersier, karena logam kalium lebih reaktif dibandingkan dengan logam natrium.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembuatan simplisia kulit batang kayu manis

Analisis Persentase Kekuatan Zat

Standarisasi Preparat Farmakognosi