Reaksi pada alkohol dan eter
Reaksi dengan Logam Na atau K
Alkohol bereaksi dengan logam Na atau K
membentuk ion alkoksida dan melepaskan gas hydrogen. Rumus umum reaksi ini
adalah alcohol R-O-H dengan na atau K akan menghasilkan natrium alkoksida atau
kalium alkoksida + gas hydrogen. Contoh rekasi in : etanol yang dicampurkan
dengan logam Na akan membentuk natrium etoksida. Dimana hydrogen pada etanol
akan lepas jadi gas hydrogen.
Lalu apa saja reaksi yang terjadi pada alkohol selain yang diatas?
Mari simak video berikut!!!
menit ke 00:00 - 01:30
Pada penjelasan anda tentang ion alkoksida yang berekasi lebih lanjut bahwa ion alkoksida bereaksi dengan alkil halida primer yang membentuk senyawa eter. Bagaimana jika ion alkoksida bereaksi dengan alkil halida sekunder maupun tersier?
BalasHapusIon alkoksida hanya bisa bereaksi dengan alkil halida primer saja, jika selain alkil halida primer maka hasil reaksinya mengarah ke produk eliminasi, tidak menghasilkan senyawa eter.
HapusAda penjelasan anda yang menyebutkan bahwa alkohol bereaksi dengan logam Na. Mengapa alkohol bereaksi dengan logam Na?
BalasHapusAkohol bereaksi dengan logan natrium akan menghasilkan geklembung gas hidrogen, reaksi ini dapat digunakan untuk membedakan alkohol dengan alkoksiana(eter), karena eter tidak dapat beraksi dengan logam natrium(tidak menghasilkan gelembung gas).
HapusPada reaksi alkohol dengan logam na atau k, di rumus umumnya didapat reaksi R - O - H + Na atau K. Nah kapan digunakannya logam Na dan kapan digunakannya logam K dalam reaksi tersebut?
BalasHapusLogan Na digunakan saat bereaksi dengan alkohol primer karena reaksinya akan lebih cepat terjadi, tetapi logam kalium akan lebih cepat bereaksi dengan alkohol sekunder dan alkohol tersier, karena logam kalium lebih reaktif dibandingkan dengan logam natrium.
Hapus